Manfaat Buah Naga

Manfaat Buah Naga Saat Buka Puasa untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Buah Naga Saat Buka Puasa untuk Kesehatan Tubuh
Manfaat Buah Naga Saat Buka Puasa untuk Kesehatan Tubuh

JAKARTA - Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan yang tidak hanya mengembalikan energi, tetapi juga menyehatkan. 

Banyak orang memilih makanan manis atau minuman segar saat berbuka tanpa mempertimbangkan kandungan nutrisinya. 

Padahal, pilihan yang tepat saat berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan jangka panjang. Salah satu opsi yang layak dipertimbangkan adalah buah naga, buah berwarna merah cerah yang kaya nutrisi dan menyegarkan.

BUKA puasa dengan mengonsumsi buah-buahan bisa memberi manfaat yang baik untuk tubuh. Salah satunya, buka puasa dengan mengonsumsi buah naga yang kaya akan berbagai kandungan nutrisi. Biasanya buah berwarna merah ini menjadi campuran es buah.

Namun, bisa juga dimakan langsung sebagai penyegar mulut. Tak banyak yang tahu, buah naga tinggi akan nutrisi seperti vitamin B dan C, fosfor, protein, kalsium, fiber, captin, dan antioksidan. Oleh karena itu, buah yang memiliki nama latin Hylocereus undatus ini penting dimasukkan dalam menu sehat Anda.

Sifat antioksidannya ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya diabetes melitus karena bisa membunuh sel jahat yang biasanya dihasilkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Buah naga juga aman bagi penderita diabetes karena kadar gulanya yang sangat kecil.

Selain itu buah naga juga memiliki manfaat lain, apa saja?

Membantu Mengurangi Berat Badan Secara Alami

Mengisi perut dengan makanan kaya akan serat serta rendah kalori yakni buah naga ini akan membuat perut Anda terus merasa kenyang tanpa perlu takut akan bertambahnya berat badan. 

Saat berbuka puasa, tubuh cenderung ingin mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Dengan mengawali berbuka menggunakan buah naga, rasa kenyang datang lebih cepat sehingga membantu mengontrol porsi makan utama.

Selain itu buah naga juga akan membuat pencernaan semakin lancar karena mengandung banyak air. Kandungan serat dan air yang tinggi membantu proses metabolisme serta menjaga kesehatan saluran cerna. Sistem pencernaan yang lancar sangat penting selama bulan puasa agar tubuh tetap nyaman dan tidak mudah lemas.

Mampu Mencegah Kanker dengan Kandungan Antioksidan

Sama seperti buah merah lainnya, buah naga mengandung lycopene. Lycopene, yang bertanggung jawab sebagai penyedia warna merah pada buah naga, telah terbukti bisa merendahkan risiko terkena kanker prostat.

Tidak hanya lycopene, buah naga juga kaya akan antioksidan hytoalbumin yang membantu pembentukan radikal bebas karsinogenik dalam tubuh. Kandungan antioksidan ini berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan sel abnormal.

Buah ini juga kaya serat, kalsium, fosfor, dan vitamin C dan B2, serta yang membantu mengeluarkan racun logam dari tubuh yang beberapa di antaranya bisa menyebabkan kanker. 

Dengan konsumsi rutin dalam porsi wajar, buah naga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang mendukung perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit kronis.

Mampu Mencegah Tekanan Darah Tinggi dan Serangan Jantung

Lycopene, selain berfungsi sebagai pencegah kanker juga berfungsi sebagai penurun tekanan darah serta mencegah penyakit jantung seperti serangan jantung mendadak karena biji dari buah naga kaya akan lemak omega 3 dan omega 6 yang bisa membantu meringankan gangguan kardiovaskular.

Tekanan darah yang stabil sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam biji buah naga membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mengurangi risiko penyumbatan. Hal ini tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi mereka yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular.

Mengonsumsi buah naga saat berbuka puasa juga membantu tubuh mendapatkan kembali cairan yang hilang selama berpuasa. Kandungan airnya yang tinggi membantu proses rehidrasi secara alami tanpa tambahan gula berlebih. Dibandingkan minuman manis kemasan, buah naga menawarkan rasa segar alami sekaligus nutrisi penting.

Selain manfaat utama tersebut, buah naga juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C yang terkandung di dalamnya membantu meningkatkan sistem imun, sehingga tubuh lebih kuat menghadapi perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadan. 

Vitamin B yang terdapat pada buah naga juga mendukung proses metabolisme energi, membantu tubuh tetap bertenaga setelah berbuka.

Dengan berbagai kandungan seperti vitamin B dan C, fosfor, protein, kalsium, fiber, captin, antioksidan, lycopene, hingga omega 3 dan omega 6, buah naga layak menjadi pilihan menu sehat saat berbuka puasa. Konsumsi secara langsung tanpa tambahan gula atau sirup akan memberikan manfaat yang lebih optimal.

Memilih buah naga sebagai menu pembuka puasa bukan hanya soal rasa segar, tetapi juga langkah sederhana menjaga kesehatan. 

Kandungan nutrisinya membantu mengontrol berat badan, melindungi tubuh dari risiko kanker, serta menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah. Dengan cara ini, momen berbuka tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index