Indo Premier Luncurkan xRDN, Inovasi Menabung Digital dengan Imbal Hasil Lebih Optimal

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:58:31 WIB
Indo Premier Luncurkan xRDN, Inovasi Menabung Digital dengan Imbal Hasil Lebih Optimal

JAKARTA — Transformasi keuangan digital telah mengubah cara masyarakat menyimpan dan mengelola dana. 

Namun, di balik kemudahan transaksi dan akses instan, muncul risiko baru yang kerap luput dari perhatian: dana yang mengendap tanpa imbal hasil optimal serta kerentanan sistem keamanan digital. Di tengah maraknya kasus phishing, pembobolan akun, dan penyalahgunaan identitas, risiko finansial kini tidak lagi semata-mata datang dari fluktuasi pasar, melainkan dari lemahnya perlindungan akses keuangan.

Fenomena tersebut mendorong PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) untuk menghadirkan pendekatan berbeda dalam layanan keuangan digital. Perusahaan melihat bahwa tantangan utama masyarakat saat ini bukan hanya bagaimana memperoleh imbal hasil, tetapi juga memastikan dana tersimpan dalam sistem yang benar-benar aman. Dari perspektif inilah IPOT meluncurkan xRDN, layanan menabung digital berbasis pasar modal yang dirancang untuk menjawab kebutuhan produktivitas dana sekaligus keamanan berlapis.

Risiko Keuangan Digital Bergeser ke Keamanan Akses

CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto, menyoroti perubahan lanskap risiko di era digital. Menurutnya, banyak platform keuangan selama ini berlomba menghadirkan fitur cepat dan kemudahan transaksi, namun menempatkan aspek keamanan hanya sebagai pelengkap. Ketika terjadi gangguan sistem atau manipulasi akses, nasabah justru berada pada posisi paling rentan.

“IPOT melihat bahwa di lanskap keuangan digital saat ini, keamanan tidak boleh menjadi fitur opsional. Keamanan harus menjadi fondasi sistem,” ujar Moleonoto.

Ia menilai, risiko keuangan modern tidak lagi terbatas pada pergerakan harga instrumen investasi. Dana yang tidak bekerja dan sistem penyimpanan yang rapuh justru berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar, terutama di tengah meningkatnya kejahatan siber.

xRDN Jawab Tantangan Dana Menganggur dan Risiko Phishing

Berangkat dari prinsip tersebut, IPOT memperkenalkan xRDN sebagai solusi menabung digital yang dibangun di atas filosofi Security is IPOT Foundation. Produk ini dirancang untuk mengelola dana parkir investor agar tetap likuid, lebih produktif, dan terlindungi secara menyeluruh.

“xRDN bukan hanya menawarkan potensi imbal hasil sekitar ±2%, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan bank konvensional pada umumnya, tetapi juga dibangun di atas filosofi Security is IPOT Foundation,” ucap Moleonoto.

Sebagai perbandingan, Moleonoto menjelaskan bahwa sebagian besar Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank saat ini hanya memberikan imbal hasil di kisaran 0,02%–0,2% per tahun. Kondisi tersebut membuat dana menganggur kurang optimal, terutama bagi investor yang menunggu momentum pasar.

Kepercayaan Pasar Tercermin dari Arus Dana Investor

Kepercayaan terhadap pendekatan xRDN tercermin dari respons pasar yang cukup signifikan. Di tengah gejolak dan volatilitas pasar pada akhir Januari lalu, IPOT justru mencatat masuknya dana investor dalam skala triliunan rupiah ke dalam ekosistem xRDN.

Masuknya dana dalam jumlah besar tersebut menunjukkan bahwa investor tidak hanya mencari imbal hasil, tetapi juga menempatkan kepercayaan pada fondasi keamanan yang ditawarkan IPOT. Saat banyak investor bersikap defensif, kombinasi antara produktivitas dana dan sistem perlindungan yang kuat menjadi faktor penentu keputusan.

Sistem Keamanan Berlapis Jadi Fondasi Utama

Dari sisi keamanan, xRDN dirancang tidak bergantung pada satu lapisan sistem saja. IPOT membangun ekosistem yang tetap melindungi dana nasabah meskipun terjadi gangguan pada sistem eksternal, termasuk perbankan. Dalam kondisi tersebut, dana tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman.

Lebih lanjut, IPOT menerapkan sistem keamanan tiga lapis. Sistem ini memastikan bahwa sekalipun pengguna menjadi korban phishing, akun saham tetap terkunci dan tidak dapat disalahgunakan secara sepihak. Pendekatan ini menempatkan perlindungan akun sebagai prioritas utama, bukan sekadar kecepatan transaksi.

Bagi investor pasar modal, xRDN berfungsi sebagai cash asset strategis—likuid, lebih produktif, dan dirancang dengan asumsi terburuk bahwa risiko phishing dan peretasan adalah ancaman nyata yang harus diantisipasi sejak awal.

Alternatif Menabung Digital bagi Generasi Baru

Tidak hanya menyasar investor aktif, xRDN juga diposisikan sebagai alternatif menabung digital bagi masyarakat luas, termasuk generasi muda dan penabung bank. Dengan imbal hasil yang lebih kompetitif, likuiditas terjaga, serta sistem keamanan yang dibangun sejak awal, xRDN dinilai relevan dengan tantangan keuangan digital masa kini.

IPOT menegaskan bahwa xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap. Produk ini dikelola sesuai dengan regulasi pasar modal Indonesia, mengedepankan prinsip transparansi dan perlindungan investor.

Namun satu hal ditegaskan, di era keuangan digital, platform yang tidak menempatkan keamanan sebagai fondasi akan semakin ditinggalkan, terlepas dari seberapa cepat atau populernya layanan tersebut.

“Di saat banyak pihak fokus pada fitur dan pertumbuhan, kami memilih fokus pada fondasi. Dana nasabah harus produktif, tetapi sistemnya harus jauh lebih kuat. Security bukan tambahan, security adalah fondasi IPOT,” kata Moleonoto.

Melalui peluncuran xRDN, IPOT mengajak masyarakat untuk meninjau kembali cara menyimpan dana di era digital. Di tengah meningkatnya risiko keamanan finansial, xRDN diposisikan sebagai solusi menabung digital yang menggabungkan imbal hasil lebih optimal, likuiditas terjaga, dan perlindungan berlapis untuk menghadapi tantangan keuangan modern.

Terkini